PPTI (PERKUMPULAN PEMBERANTASAN TUBERCULOSIS INDONESIA) KABUPATEN CIAMIS

Di seluruh dunia insidensi Tuberculosis (TB) Paru dilaporkan meningkat secara drastis pada dekade terakhir ini termasuk juga di Indonesia. Penyakit ini biasanya banyak terjadi pada negara berkembang atau yang mempunyai tingkat sosial ekonomi menengah ke bawah. TB Paru merupakan penyakit infeksi penyebab kematian dengan urutan atas atau angka kematian (mortalitas) tinggi, angka kejadian penyakit (morbiditas), diagnosis dan terapi yang cukup lama. Di Indonesia TB Paru merupakan penyebab kematian utama dan angka kesakitan dengan urutan teratas setelah ISPA. Indonesia menduduki urutan ketiga setelah India dan China dalam jumlah penderita TB di dunia. Jumlah penderita TB paru dari tahun ke tahun di Indonesia terus meningkat. menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada peringatan World TB Day 2003 Jumlah penderita TB paru di Indonesia tercatat 581.847 jiwa. Penderita TB di Jawa Barat terbanyak di Indonesia. Pada tahun 2009 penderita TB mencapai 61.429 jiwa dan yang meninggal sebanyak 150 orang. Dari keseluruhan penderita tersebut sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu atau miskin. Di Kabupaten Ciamis jumlah penderita TB dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada Tahun 2008 penemuan BTA Positif Baru sebanyak 795 orang sedangkan pada tahun 2009 sebanyak 931 orang. Oleh karena itu perlu upaya penanggulangan secara serius dan komprehensif dengan melibatkan seluruh sektor melalui kemitraan demi terwujudnya Kabupaten Ciamis Bebas Masalah TB, sehinga diharapkan akan menunjang secara langsung terhadap peningkatan Index Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ciamis. Penyakit TB akan menjadi ganjalan dalam upaya peningkatan IPM karena penyakit ini sangat mempengaruhi kondisi ekonomi serta umur harapan hidup masyarakat Kabupaten Ciamis. Upaya penanggulangan TB di Kabupaten Ciamis dengan hanya mengandalkan pemerintah belum berhasil optimal. Hal ini terlihat bahwa masalah penyakit tersebut belum mampu teratasi secara tuntas. Jumlah penderita TB terus meningkat dan penularan masih terjadi dimana-mana hingga saat ini. Untuk itu sangat diperlukan peran serta aktif masyarakat baik melalui organisasi lembaga swadaya masyarakat maupun secara individu membantu menyukseskan penanggulangan TB di Kabupaten Ciamis. Paguyuban TB Paru PKM Payungsari PPTI (Perkumpulan Pemberantasan Tuberculosis Indonesia) merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat yang bersifat sosial kemanusianbertujuan turut serta mewujudkan masyarakat sehat sejahtera dan tuberkulosis tidak lagi menjadi masalah kesehatan masyarakat. PPTI berfungsi menyelenggarakan penanggulangan dan pemberantasan Tuberkulosis melalui penyuluhan, pendidikan, pelatihan dan upaya lain baik bersama Pemerintah sesuai dengan program-programnya maupun sendiri.